Lirik Dan Makna Lagu Lir-Ilir Karya Sunan Kalijaga

No Comments
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,,

Selamat sore sobat Blogger, di artikel kali ini saya sementara tidak buat artikel yang berbau tutorial, Artikel kali ini saya akan menuliskan lirik dan makna dari lagu lir-ilir karya sunan kali jaga atau lagu yang di ciptakan kanjeng sunan kali jaga.

Lirik Dan Makna Lagu Lir-Ilir Karya Sunan Kalijaga
Sunan Kalijaga Atau Raden Said

Pertama kali saya denger lagu ini itu dari mbah kakung saya, dia suka menyayikan solawat sebelum saya tidur, kadang-kadang solawatanya di sambung lagu lir-ilir, karana dia tau kalo lagu lir-ilir itu senjata ampuh buat bikin saya tidur.. maklum sob dari kecil saya tinggal dan di urus oleh kakek dan nenek saya, tapi nenek saya sudah meninggal pada saat saya masih kelas 4 SD, dan selanjutnya saya tinggal dengan kakek saya sampe saya remaja.

Sewaktu saya kecil saya tidak tau jika lagu lir-ilir itu punya makana dan filosofi yang sangat dalam terutama bagi orang jawa yang tau maknanya, tapi sering saya beranjak dewasa, saya mulai bertanya dengan kakek saya.

"Mbah artosipun nopo mbah tembang lir-ilir puniko? kok adem ngeh di midangetakene mbah..?

Artinya: Mbah artinya apa sih lagu lir-ilir itu? ko adem ya di dingerinya ya mbah?

Dari pertanyaan saya yang lugu itu, mbah kakung saya menjelaskan arti dan filosofi lagu lir-ilir itu, dulu saya tidak begitu paham penjelasan mbah kakung saya, tapi seringnya saya beranjak dewasa saya mudeng sendiri arti dan maknanya.

Bismillahirrohmanirrohim,, saya akan coba menulis dan memberikan arti serta penjelasna tentang lagu lir-ilir karya sunan kali jaga ini:

Lirik dan arti lagu lir-ilir:

Lir-ilir,, lir-ilir,, Tandure Wis Sumilir..
(bangunlah,, bangunlah,, Tanamannya tlah bersemi)

Tak ijo royo-royo,, Tak sengguh kemanten anyar..
(demikian semakin menghijau,, ibarat pengantin baru)

Cah angon,, cah angon,, Penekno blimbing kuwi..
(anak gembala,, anak gembala,, Panjatlah pohon belimbing itu)

Lunyu-lunyu penekno,, kanggo mbasuh dodotiro,,
(Selicin apapun panjatlah,, untuk membasuh pakainmu)

Dodotiro,, dodotiro,, kumitir bedah ing pinggir,,
(pakainmu,, pakainmu,, Sobek di bagian pinggir)

Dondomono, jlumatono, kanggo sebo mengko sore..
(Jahitlah, rapihkanlah, untuk menghadap nanti sore)

Mumpung pandhang rembulane, mumpung jembar kalangane,,
(selagi tereang rembulanya, Selagi banyak waktu luang)


Yo surak'o surak iyo...
(besoraklah bersorak iya)

Penjelasan dan makna lagu lir-ilir:

Lir-ilir,, lir-ilir,,
Lir-ilir,, Lir-ilir yang berati Bangunlah,, bangun,, jika dalam bahasa jawa itu ngelilir atau terbangun, makna yang saya dapat dari bait ini adalah printah untu kita agar segera tersadar,, tersadar pikiran dan hati kita.

Tandure Wis Sumilir
Ini di ibaratkan islam yang terlahir di tanah jawa, dan semakin cepat perkembanganya.

Tak ijo royo-royo
Sobat pasti tau, bahwa islam itu identik dengan warna hijau, jadi islam di tanah jawa pada saat itu sangat cepat perkembanganya jadi di artikan semakin menghijau.

Tak sengguh kemanten anyar
Walaupun perkembanganya semakin cepat di tanah jawa dan antusiasme para masyarakat jawa pada saat itu, dengan di tandai dengan masuknya islam para raja-raja jawa pada saat itu, tapi rata-rata pemahamnya masih dangkal.
Nah masa-masa ini di ibaratkan sepasang penganten baru atau penganten anyar, Saking senengnya tapi masih bingung, karna namanya juga penganten baru.

Cah angon,, cah angon
Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam,,  bersabda: “Al-Imaamu Ro’in" ( Imam adalah seorang Pemimpin). secara bahasa arab "Ro'in" adalah Pengembala atau pemimpin. Jadi sobat sekarang tau kenapa Blog ini saya kasih nama "Catatan tukana Angon",,,?? Yah betul sekali.. artinya "Catatan Seorang Pemimpin". memang lagu ini sangat berpengaruh dalam hidup saya sob,, karna kenangan masa kecil yang takan peranah di lupakan dan menjadikan sebuah inspirasi. jadi maknaya adalah memangil para pemimpin.

Penekno blimbing kuwi
Sobat  pasti tau, buah blimbing itu bentuknya seperti apa? yah,, blimbing itu memiliki lima sisi, yang mengibaratkan agama islam yang memiliki waktu solat lima waktu jadi makana "penekno blimbing kuwi" artinya tunaikan lah solat lima waktu!, alhmdulilah makna ini saya dapat dari Abah Yusuf Kamal Al-Insani pengasuh pondok pesantren metal tobat sunan kali jaga, dan beliau lah cucuk dari sunan kali jaga.

Lunyu-lunyu penekno
Sesusah apapun selicin apapun panjatlah, jadi makna yang terkandung dalam bait ini adalah sesuah apapun solat lima waktu, tunaikanlah.

Kanggo mbasuh dodotiro
untuk membasuh pakainmu, pakian disini yang bermakna pakaian taqwa atau ketaqwaanmu pada alloh swt, jadi solatlah untuk menambah ketaqwaanmu kepada alloh swt. jadi makananya adalah untuk mencuci atau mebersihkan diri dan menambah ketaqwanamu kepada alloh swt.

Dodotiro,, dodotiro,, kumitir bedah ing pinggir
Pakainmu,, Pakainmu,, Sobek di bagian pinggir jika kita maknakan lebih dalamnya adalah sebagi manuasia kita terkadang lalai dan meninggalkan ketaqwaan kita kepada alloh swt yang di ibaratakn sobek atau tekoyak di bagian pinggir, jadi baiit ini adalah bait yang tujuanya mengiatakna kita bahwa kita adalah manusia yang tempatnya salah dan lupa.

Dondomono, jlumatono,
Jahitlah,, Rapihkanlah,, makana bait ini juga sangat dalam, yang berati Perbaikilah dan rapihkanlah ketaqwanmu kepada alloh swt.

kanggo sebo mengko sore
Untuk menghadap nanti sore, bait ini sangat dalam artinya, jujur saja sob,, ketika saya menyayikan pada bait ini saya rasanya ingin menangis, karan bait ini bermakan untuk menghadap alloh swt, jadi jika kita sambungkan dengan bait sebelumnya perbaikilah dan perdalam ketaqwaanmu kepada alloh swt agar nanti kamu sudah siap menghadap sang pencipta, "mengko sore" nanti sore, yang bermakana dalam waktunya yang cepat kamu akan menghadap alloh swt.

Mumpung pandhang rembulane, mumpung jembar kalangane
selagi terang rembulanya, Selagi banyak waktu luang. Makna yang tersurat dari bait ini adalah selagi ada umur dan kesempatan maka perbaikilah ketqwaanmu kepada alloh swt, selagi masih hidup dan ada umur, sebelum menghadap sangkuasa.


Yo surak'o surak iyo
besoraklah bersorak iya, makana yang terkandung dalam bait terakhir ini adalah sebuah ajakan untuk meng iyak dan bahwa islam adalah kebahagian yang benar dan sebagi penutup untuk men iyakan seruan atau ajakan dari bait-bait sebelumnya.

Wallahualam bishawab,, "Dan Hanya ALLAH yang Maha Mengetahui"

Alhmdllh hirobbil alamin,,
Semoga artikel tentang Lirik Dan Makna Lagu Lir-Ilir Karya Sunan Kalijaga bermanfaat bagi para sobat sekalian, kurang lebihnya mohon maaf.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,,